mediasulsel.id – Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta komunikasi antara manajemen Perumda (PD) Parkir dan juru parkir dibangun lebih baik, menyusul insiden penyerangan kantor PD Parkir dan Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar oleh orang tak dikenal (OTK).
Munafri menekankan setiap pihak harus sama-sama menjaga sikap agar persoalan di lapangan tidak melebar karena emosi.
Dia juga menilai penyelesaian masalah perparkiran tidak cukup dengan langkah penertiban semata, tetapi tetap membutuhkan komunikasi dan pendekatan.
” Kalau saya melihat, ini pola komunikasi yang harus dibangun lebih baik” Ungkap Walikota Makassar 19/01/26
Insiden penyerangan sebelumnya terjadi pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 01.00 Wita saat kantor dalam kondisi sepi.
Kantor PD Parkir Makassar Raya yang diserang berada di Jalan Hati Mulia, Kecamatan Mariso, sementara kantor Dishub Makassar berada di Jalan Mallengkeri Raya.
Akibat pelemparan batu, kaca pintu/jendela kantor dilaporkan pecah.
Polisi masih menyelidiki kasus tersebut dengan menganalisis rekaman CCTV. Kanit Jatanras Polrestabes Makassar AKP Hamka menyebut pelaku diduga berjumlah 13 orang dan menggunakan tujuh sepeda motor.
Sementara itu, Dirut Perumda Parkir Makassar Raya Adi Rasyid Ali menduga penyerangan berkaitan dengan kegiatan sidak/penertiban parkir liar dan juru parkir liar yang belakangan digencarkan.
Perumda Parkir menegaskan penertiban tetap berjalan dan meminta dukungan lintas pihak agar penataan parkir di Makassar lebih tertib dan aman.












