Munafri: Pancasila Harus Hidup dalam Tindakan, Bukan Sekadar Simbol

oleh -3 Dilihat
oleh
32b68ccc 8789 4961 908f 8bc11f5efb5f 1536x1024 1

mediasulsel.id – MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Tribun Lapangan Karebosi, Senin (1/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh unsur Forkopimda, jajaran ASN Pemerintah Kota Makassar, personel TNI-Polri, serta para pelajar. Turut hadir mendampingi Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, dan Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan dan menguatkan kembali nilai-nilai dasar bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, Pancasila harus terus menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari perkembangan teknologi yang semakin pesat hingga dinamika global yang terus berubah.

“Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujarnya.

Munafri menilai Indonesia telah menunjukkan kepada dunia bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan yang mempersatukan bangsa. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai nilai yang hidup dan diwujudkan dalam tindakan nyata.

Ia mengingatkan agar nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya menjadi simbol atau tulisan yang terpajang di ruang-ruang publik, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pada momentum Hari Lahir Pancasila ini, Munafri juga mengajak seluruh warga Kota Makassar untuk terus menjaga harmoni sosial dan memperkuat semangat kebersamaan dalam mewujudkan kota yang maju, unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.

Menurutnya, kemajuan daerah harus berjalan seiring dengan penguatan nilai kebangsaan, keadilan sosial, kemanusiaan, serta semangat gotong royong.

“Semangat keadilan, kemanusiaan, dan gotong royong harus menjadi dasar dalam mewujudkan pembangunan yang merata sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga Kota Makassar tanpa terkecuali,” katanya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Makassar untuk terus memperkuat komitmen menghadirkan kebijakan dan program yang berpihak kepada masyarakat serta berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila.