Sulsel

Ratusan Ojol Geruduk Pertamina Makassar, Ganjil Genap BBM Akhirnya Dikecualikan

3
6aa76eda93279 15kb
Pengemudi ojol Makassar menggelar aksi menolak ganjil genap BBM di Kantor Pertamina Regional Sulawesi/IST

mediasulsel.id, Makassar, Senin, 14/09/2026 — Ratusan pengemudi ojek online di Makassar mendatangi Kantor Pertamina Regional Sulawesi, Senin, 14 September 2026, untuk menolak penerapan sistem ganjil genap dalam pengisian BBM yang dinilai menghambat aktivitas mereka mencari nafkah.

Aksi tersebut berujung pada kebijakan khusus bagi pengemudi ojol.

Pertamina memastikan pengemudi ojol dapat mengisi BBM tanpa mengikuti pembatasan ganjil genap sepanjang menunjukkan atribut dan aplikasi pengemudi yang masih aktif.

Ojol Tolak Ganjil Genap karena Bergantung pada BBM

Massa yang tergabung dalam Jaringan Ojek Online Sulawesi Selatan atau JOS Sulsel mendatangi kantor Pertamina sejak pagi.

Mereka menilai pembatasan pengisian BBM berdasarkan angka terakhir pelat kendaraan sulit diterapkan kepada pekerja ojol karena kendaraan digunakan setiap hari untuk menerima dan menyelesaikan pesanan.

Dewan Pertimbangan Organisasi JOS Sulsel, Franz, mengatakan setiap pesanan sangat berarti bagi pengemudi yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas di jalan.

“Kalau diberlakukan ganjil-genap, kasihan teman-teman di lapangan,” kata Franz saat menyampaikan keberatan pengemudi ojol.

Selain persoalan ganjil genap, massa juga menyampaikan keluhan mengenai sistem transaksi berbasis barcode serta persoalan ketersediaan LPG 3 kilogram.

Sebanyak 11 perwakilan pengemudi dari sejumlah platform kemudian diterima untuk melakukan pembicaraan dengan pihak Pertamina.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa ojol mendapat pengecualian dari penerapan ganjil genap saat melakukan pengisian BBM.

Kebijakan itu berlaku di SPBU Makassar dengan mekanisme verifikasi melalui atribut pengemudi dan aplikasi mitra yang aktif.

Pertamina Bebaskan Ojol dari Aturan Ganjil Genap BBM

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengonfirmasi pengecualian tersebut mulai berlaku pada Senin, 14 September 2026.

Senior Supervisor Communication and Relation Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan pengemudi ojol bisa langsung melakukan pengisian tanpa pemeriksaan kesesuaian nomor pelat dengan tanggal.

“Kami sampaikan bahwa untuk teman-teman ojol pengisian di SPBU bisa langsung mengisi tanpa ada aturan ganjil genap,” kata Okky.

Pengemudi tetap diminta menunjukkan aplikasi aktif serta atribut ojol saat hendak mendapatkan pengecualian tersebut.

Kebijakan khusus diberikan karena kendaraan menjadi sarana utama pengemudi ojol memperoleh penghasilan setiap hari.

Sementara bagi kendaraan umum lainnya, sistem ganjil genap tetap diterapkan sebagai bagian dari upaya mengendalikan antrean BBM yang dalam beberapa hari terakhir memanjang di sejumlah SPBU Makassar.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebelumnya menetapkan sistem ganjil genap pengisian BBM bersubsidi mulai 13 hingga 20 September 2026 sebagai langkah sementara mengurai kepadatan kendaraan.

Di sejumlah SPBU, penerapan kebijakan tersebut dilaporkan mulai mengurangi antrean kendaraan hingga tidak lagi meluber ke badan jalan.

Pertamina juga menambah titik pelayanan melalui SPBU modular di kawasan Center Point of Indonesia dan mengoperasikan sejumlah SPBU selama 24 jam untuk memperluas akses masyarakat terhadap BBM.

Pengecualian bagi ojol menjadi hasil evaluasi awal pelaksanaan ganjil genap sekaligus respons terhadap kelompok pekerja yang sangat bergantung pada kendaraan untuk menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.

Exit mobile version