mediasulsell.id – PALU – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi secara langsung melalui program Konsultasi Subuh.
Pertemuan tersebut digelar selepas salat Subuh tanpa suasana resmi pemerintahan. Warga dapat datang menemui Anwar tanpa membuat janji maupun melewati rangkaian protokoler.
Salah satu kegiatan Konsultasi Subuh berlangsung di Masjid Al Ikhlas, kompleks Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Tengah. Sejumlah warga terlihat bergantian menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.
“Setiap Subuh, ada satu ruang yang selalu saya buka, yakni ruang untuk mendengar langsung suara masyarakat. Kegiatan Konsultasi Subuh saya jalani tanpa protokol, tanpa janji, dan tanpa sekat,” kata Anwar.
Dialog antara gubernur dan masyarakat tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 07.00 WITA. Anwar mendengarkan satu per satu kebutuhan serta keluhan yang disampaikan warga.
Menurut Anwar, kebiasaan menemui dan berdialog langsung dengan masyarakat bukan baru dilakukan setelah dirinya menjabat gubernur. Cara tersebut telah diterapkannya selama 10 tahun ketika memimpin Kabupaten Morowali.
“Kondisi seperti ini bukan hal yang saya buat-buat karena kebetulan menjadi seorang gubernur. Selama 10 tahun menjadi Bupati Morowali, saya melakukan hal ini,” ujarnya.
Melalui Konsultasi Subuh, masyarakat tidak harus menunggu kunjungan kerja ataupun pertemuan resmi untuk menyampaikan persoalan kepada kepala daerah. Kendati demikian, setiap aduan yang masuk tetap membutuhkan tindak lanjut dari perangkat daerah sesuai mekanisme pemerintahan
