Wamen Ossy: RTRWN Baru Jadi Fondasi Utama Proyek Kereta Nasional

oleh -6 Dilihat
oleh
WhatsAppImage2026 04 30at09.25.13

mediasulsel.id – Jakarta — Pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan jaringan kereta api nasional guna memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pemerataan pertumbuhan ekonomi. Dalam upaya tersebut, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional menegaskan bahwa revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) menjadi elemen kunci agar pembangunan berjalan terarah, terintegrasi, dan memiliki kepastian hukum.

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menyampaikan bahwa RTRWN merupakan dokumen induk yang berperan memastikan keterpaduan antarwilayah serta keselarasan antar sektor, termasuk dalam pengembangan jaringan perkeretaapian nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri yang berlangsung di Stasiun Tanahabang Baru, Jakarta, pada Rabu (22/04/2026).

Saat ini, revisi RTRWN tengah memasuki tahap finalisasi di Sekretariat Negara. Dokumen tersebut telah disinkronkan dengan Rencana Induk Perkeretaapian Nasional, khususnya terkait penetapan jalur-jalur strategis yang menghubungkan pusat kegiatan nasional, wilayah, hingga kawasan strategis.

Menurut Ossy, RTRWN nantinya akan menjadi acuan utama bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam merencanakan serta mengembangkan wilayah ke depan.

Pengembangan jaringan kereta api nasional sendiri mencakup sejumlah wilayah prioritas, mulai dari koridor pesisir timur Sumatera, pembangunan jaringan di Kalimantan, hingga jalur lintas utara, tengah, dan selatan di Sulawesi. Seluruh jaringan tersebut dirancang terintegrasi dengan pelabuhan dan bandar udara guna memperkuat konektivitas nasional.

Lebih lanjut, Ossy menegaskan bahwa keberadaan RTRWN akan mempermudah penetapan proyek jalur kereta api sebagai kepentingan umum, termasuk dalam proses pengadaan tanah.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri sejumlah perwakilan dari Kabinet Merah Putih. Dalam kesempatan tersebut, Wamen ATR/Waka BPN juga didampingi Direktur Jenderal Tata Ruang Suyus Windayana serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Percepatan Penyelesaian Isu Strategis, Hendri Te