mediasulsel.id, Makassar, Senin, 28/09/2026 — Bantuan siswa korban kebakaran Bontoala disalurkan Dinas Pendidikan Kota Makassar bersama Badan Amil Zakat Nasional Kota Makassar kepada 27 siswa SD Negeri Baraya 1 yang terdampak musibah.
Sebanyak 27 paket perlengkapan sekolah disiapkan agar kebutuhan dasar para siswa untuk kembali mengikuti kegiatan belajar dapat segera terpenuhi.
Paket bantuan tersebut berisi seragam sekolah, tas, sepatu, serta berbagai alat tulis yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran.
Disdik dan BAZNAS Pastikan Siswa Tetap Bisa Belajar
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman, S.STP., M.Si., mengatakan pemenuhan kebutuhan belajar anak-anak menjadi perhatian setelah kebakaran berdampak pada keluarga dan perlengkapan sekolah mereka.
“Pendidikan anak-anak adalah prioritas utama kita,” kata Achi Soleman dalam penyerahan bantuan tersebut.
Menurutnya, musibah yang dialami warga tidak boleh membuat anak-anak kehilangan kesempatan belajar dan semangat untuk kembali ke sekolah.
Ia berharap dukungan perlengkapan sekolah dapat membantu para siswa memulai kembali aktivitas belajar dengan lebih tenang sekaligus mengurangi beban keluarga yang terdampak kebakaran.
BAZNAS Kota Makassar juga menegaskan bahwa penyaluran bantuan merupakan bagian dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kebutuhan mendesak masyarakat, termasuk penanganan dampak bencana terhadap anak usia sekolah.
Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan diharapkan mempercepat pendataan kebutuhan siswa dan memastikan bantuan diterima oleh penerima yang membutuhkan.
Kepala SDN Baraya 1 Sampaikan Terima Kasih
Kepala SD Negeri Baraya 1 Nismawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar dan BAZNAS Kota Makassar atas perhatian terhadap 27 siswa sekolahnya yang terdampak kebakaran di Bontoala.
Menurut pihak sekolah, dukungan tersebut penting karena perlengkapan belajar menjadi salah satu kebutuhan yang harus segera dipulihkan setelah musibah agar siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran secara normal.
Penyaluran bantuan juga menjadi bagian dari respons bersama antara pemerintah daerah, sekolah, dan lembaga pengelola zakat dalam membantu pemulihan kebutuhan pendidikan anak-anak pascakebakaran.
Pemerintah Kota Makassar turut mengajak masyarakat menjaga kepedulian dan memberikan dukungan sesuai kemampuan kepada warga terdampak, terutama untuk kebutuhan mendesak yang berkaitan dengan keberlangsungan pendidikan anak.








