mediasulsel.id, Makassar, Rabu, 15/07/2026 — Bappeda Kota Makassar memantau capaian Sensus Ekonomi 2026 yang telah mencapai 41,8 persen karena data usaha tersebut akan menjadi bahan penyusunan kebijakan ekonomi dan prioritas pembangunan daerah.
Bappeda Makassar Pantau Capaian Sensus 41,8 Persen
Kepala Bappeda Kota Makassar Dahyal mendampingi Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham saat menerima audiensi Kepala BPS Kota Makassar Abdul Hafid di Kantor Wali Kota.
“Hingga pertengahan Juli 2026, capaian pendataan di Kota Makassar telah mencapai 41,8 persen,” kata Abdul Hafid, Rabu, 15/07/2026.
Pendataan dimulai pada 15 Juni dan dijadwalkan berakhir 31 Agustus 2026 untuk memotret struktur, karakteristik, serta perkembangan kegiatan usaha.
Bappeda berkepentingan terhadap hasil sensus karena data tersebut dapat dipakai untuk membaca perubahan sektor ekonomi, persebaran usaha, dan kebutuhan lapangan kerja.
Data yang lengkap juga membantu Bappeda membandingkan kondisi aktual dengan indikator RPJMD serta target tahunan dalam RKPD.
BPS meminta dukungan pemerintah kota melalui videotron, papan reklame, dan jaringan perangkat daerah agar informasi sensus menjangkau lebih banyak pelaku usaha.
Hasil Pendataan Akan Menajamkan Program Ekonomi
BPS menjamin data responden hanya digunakan untuk kepentingan statistik dan tidak berkaitan dengan pemeriksaan pajak.
Jaminan tersebut diperlukan karena masih ada pelaku usaha yang belum memberikan informasi lengkap akibat kekhawatiran terhadap penggunaan data.
Rata-rata wawancara berlangsung sekitar 36 menit berdasarkan uji coba instrumen pendataan.
“Pemerintah Kota Makassar siap bersinergi agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan optimal dan target pendataan tercapai tepat waktu,” kata Aliyah Mustika Ilham.
Bappeda dapat menggunakan hasil akhir sensus untuk menajamkan program UMKM, investasi, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan kawasan ekonomi.
Pemantauan berkala juga membantu mengidentifikasi wilayah yang memerlukan sosialisasi tambahan agar kualitas data tidak timpang antarkecamatan.
Keberhasilan sensus akan memperkuat dasar Bappeda dalam menyusun kebijakan yang lebih terukur dan sesuai kondisi usaha di lapangan.













