Jelang Ramadan, Dinsos Makassar Perketat Patroli Antisipasi Lonjakan Anjal dan Gepeng

oleh -5 Dilihat
oleh
Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie.
Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie.

mediasulsel.id – MAKASSAR — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar memprediksi aktivitas penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) seperti anak jalanan (anjal), gelandangan-pengemis (gepeng), pengemis, orang terlantar, hingga ODGJ akan meningkat menjelang Ramadan 2026.

Kepala Dinsos Makassar, Andi Bukti Djufrie, mengatakan fenomena tersebut merupakan pola yang hampir selalu terjadi setiap bulan suci. Karena itu, pihaknya menginisiasi rapat koordinasi lintas sektor bersama Sekda, SKPD terkait, dan seluruh camat untuk memperkuat langkah penanganan.

banner DPRD Makassar 728x90

Dalam operasi lapangan, Dinsos akan bersinergi dengan BKO Satpol PP yang ditempatkan di setiap kecamatan. Petugas akan menjangkau anjal dan gepeng di titik-titik rawan, kemudian melaporkannya untuk dilakukan penjemputan, pendampingan, dan pembinaan.

Untuk memperkuat pengawasan, intensitas patroli akan ditingkatkan dari dua kali menjadi empat kali dalam sepekan selama Ramadan. Langkah ini diharapkan mampu menekan aktivitas PMKS, khususnya di kawasan protokol yang kerap menjadi lokasi operasi mereka.

Andi Bukti juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan uang di jalan. Menurutnya, praktik tersebut justru memperkuat pola eksploitasi anak dan membuat jumlah anjal serta gepeng terus bertambah.

Dinsos turut menerima laporan dari sejumlah NGO bahwa sebagian anjal dan gepeng berasal dari luar Makassar, seperti Jeneponto dan Bone, yang diduga datang secara terorganisir untuk beroperasi selama Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.