banner BPKAD Kota Makassar 728x90
Peristiwa

Karhutla Toraja Utara Merambat ke Kuburan Batu di Baruppu

0
×

Karhutla Toraja Utara Merambat ke Kuburan Batu di Baruppu

Sebarkan artikel ini
banner BPKAD Kota Makassar 728x90

mediasulsel.id, Toraja Utara, Senin, 26/10/2026 — Karhutla Toraja Utara merambat hingga kawasan kuburan batu di tebing Dusun Salurea Rangri, Kelurahan Baruppu Utara, Kecamatan Baruppu, setelah kebakaran berlangsung sejak Jumat hingga Sabtu, 23–24 Oktober 2026.

Karhutla Toraja Utara Hanguskan Kuburan Batu

Kepala Satpol PP dan Damkarmat Toraja Utara, Riantho Yusuf Sangkelo, membenarkan api dari kebakaran hutan dan lahan menjalar ke kawasan pemakaman tradisional yang berada di tebing.

Kebakaran terjadi di medan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam sehingga petugas harus menyesuaikan cara penanganan di lapangan.

“Kendaraan kami tidak memungkinkan masuk ke dalam untuk melakukan pemadaman, karena akses jalan yang susah,” kata Riantho Yusuf Sangkelo, Minggu, 25/10/2026.

Personel Satpol PP dan Damkarmat Toraja Utara kemudian bergabung dengan Manggala Agni, kelompok pencinta alam, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas untuk melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang dapat dibawa masuk ke lokasi.

Sejumlah kuburan batu atau liang di kawasan tersebut terdampak api, termasuk beberapa peti yang berada di area pemakaman.

Pemadaman Terkendala Akses dan Penyebab Diselidiki

Tim gabungan harus bergerak langsung ke titik kebakaran karena kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau seluruh area akibat kondisi jalan dan medan tebing.

Riantho belum merinci secara pasti jumlah kuburan batu maupun peti yang terdampak dalam peristiwa tersebut.

Informasi dari warga menyebut ada dugaan kebakaran dipicu oleh tindakan seseorang di sekitar lokasi, namun penyebab pastinya belum dipastikan.

Pihak Satpol PP dan Damkarmat Toraja Utara menyerahkan penyelidikan penyebab kebakaran kepada kepolisian untuk memastikan asal api dan kemungkinan unsur kesengajaan.

Hingga informasi terakhir, penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur gabungan, sementara pemerintah daerah masih mendata dampak yang ditimbulkan di kawasan pemakaman tebing Baruppu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *