Mediasulsel.id, Makassar, Minggu, 21/06/2026 – Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono mengingatkan seluruh kader partainya agar tidak terpancing oleh isu negatif yang berkembang terkait program pemerintah, khususnya yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan itu disampaikan Mardiono usai melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah PPP Sulawesi Selatan di Makassar.
Mardiono menekankan bahwa PPP merupakan partai pendukung pemerintah dan dirinya juga berada di dalam pemerintahan. Oleh karena itu, kader harus terus mensosialisasikan program-program pemerintah, terutama yang bertujuan mengembalikan ekosistem perekonomian agar berada di tangan rakyat. Ia menegaskan kekayaan alam tidak boleh hanya dikuasai segelintir orang, melainkan rakyat harus ikut menikmati dan menjadi pelaku pembangunan nasional.
Mardiono: Kader Harus Jadi Produsen, Bukan Sekadar Konsumen
“Yang saya titipkan kepada para kader, agar kader Partai Persatuan Pembangunan terus bersama dengan rakyat dan memberi keberpihakan dengan rakyat. Tidak boleh kader Partai Persatuan Pembangunan terprovokasi ya, oleh isu-isu yang negatif, bahwa seluruh program kerja pemerintah saat ini, karena PPP adalah pendukung pemerintah, dan saya juga ada di dalam pemerintahan,” ujar Mardiono, Minggu, 21/06/2026.
Ia menambahkan bahwa rakyat tidak boleh hanya dijadikan konsumen, melainkan harus bangkit menjadi produsen. Pesan tersebut akan dilanjutkan dalam acara khusus terkait strategi pemilihan umum. Mardiono juga menilai komposisi pengurus PPP Sulsel kali ini diisi oleh tokoh politisi yang memiliki kemampuan andal sehingga mampu membawa harapan lebih besar ke depannya.
Target Pemilu 2029 dan Konsolidasi Akar Rumput
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPP Sulawesi Selatan yang baru dilantik, Ilham Ari Fauzi, menegaskan kesiapan seluruh jajaran untuk langsung bergerak cepat demi mengejar target politik besar pada kontestasi Pemilu 2029. Ia menyebut target ambisius tersebut bukan hal mustahil karena struktur dan kekuatan akar rumput PPP di Sulawesi Selatan masih sangat utuh dan solid.
“Oleh karena itu, mari kita berlari kencang. SK ini hanyalah formalitas, tapi kerja keras adalah bukti nyatanya,” tegas Ilham, Minggu, 21/06/2026. Ia mengungkapkan bahwa sebelum pelantikan, jajaran pengurus harian telah bergerak maraton dengan mengelilingi 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan puluhan kali. Menurut Ilham, surat keputusan kepengurusan hanyalah formalitas administrasi, sedangkan kerja nyata di lapangan adalah bukti utama untuk mengembalikan kejayaan partai seperti yang pernah diraih pada Pemilu 2014.
Ilham berharap perjuangan pada Pemilu 2029 dapat membawa PPP sebagai pemenang, baik di tingkat legislatif maupun eksekutif. Ia menekankan bahwa program kerja untuk meraih keberhasilan di dua sektor tersebut harus berjalan seiring dan berbanding lurus.





