BeritaMakassar

Kursi Wakil Bupati Gowa Jadi Rebutan, 3 Kerabat Husniah Talenrang Masuk Bursa, Ada Mantan Suami

4
6ac3123512ea2 15kb
Husniah Talenrang didampingi tim kuasa hukumnya saat menggelar konferensi pers menanggapi putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan permohonan DPRD Gowa terkait pemberhentian dirinya sebagai Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (4/10/2026). (doc istimewa)

MEDIASULSEL.ID, GOWA, Minggu, 1 November 2026 — Perebutan kursi Wakil Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, mulai menjadi perhatian setelah Darmawangsyah Muin resmi menjabat sebagai bupati definitif menggantikan Sitti Husniah Talenrang.

Sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat pendamping Darmawangsyah. Menariknya, tiga figur yang diperbincangkan memiliki hubungan keluarga dengan mantan Bupati Gowa, Husniah Talenrang.

Ketiganya yakni Muhammad Khaerul Aco, Farah Puteri Nahlia, dan Muhammad Yanuar Iswandi. Mereka memiliki latar belakang berbeda, mulai dari pengelola perusahaan daerah, anggota DPR RI, hingga pengurus organisasi olahraga.

Munculnya ketiga nama tersebut menjadi perhatian di tengah perubahan kepemimpinan Pemerintah Kabupaten Gowa setelah pemberhentian Husniah dari jabatan bupati.

Meski demikian, nama-nama yang beredar masih sebatas bursa politik. Hingga kini, belum ada keputusan resmi mengenai figur yang akan menduduki jabatan Wakil Bupati Gowa.

Mantan Suami hingga Adik Husniah Talenrang Masuk Bursa

Salah satu nama yang mencuat adalah Muhammad Khaerul Aco, mantan suami Husniah Talenrang yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Jeneberang atau PDAM Gowa.

Nama Khaerul menjadi perbincangan setelah dirinya terlihat bersama Bupati Gowa Darmawangsyah Muin dalam kegiatan pengukuhan guru besar di UIN Alauddin Makassar, Kamis (29/10/2026).

Pertemuan tersebut juga dihadiri mantan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

Kendati demikian, belum ada keterangan resmi bahwa pertemuan itu membahas pengisian jabatan Wakil Bupati Gowa.

Selain Khaerul, nama Farah Puteri Nahlia turut masuk dalam pembicaraan politik mengenai calon pendamping Darmawangsyah.

Farah merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Ia juga diketahui sebagai putri sulung Komisaris Jenderal Polisi Fadil Imran sekaligus keponakan Husniah Talenrang.

Figur lainnya adalah Muhammad Yanuar Iswandi, adik kandung Husniah yang saat ini menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Gowa.

Yanuar dikenal aktif dalam organisasi olahraga dan tercatat memimpin Askab PSSI Gowa untuk periode 2025–2029.

Namun, belum ada pengumuman resmi dari partai politik pengusung mengenai pencalonan ketiga figur tersebut.

Di luar lingkar keluarga Husniah, sejumlah nama lain juga disebut dalam bursa calon Wakil Bupati Gowa.

Mereka di antaranya Ketua Fraksi PAN DPRD Gowa Kasim Sila, anggota DPR RI dari Partai Demokrat Rismawati Kadir Nyampa, serta Wakil Ketua DPRD Gowa dari Partai Gerindra Hasrul Abdul Rajab.

Darmawangsyah Masih Komunikasi dengan Partai Pengusung

Bupati Gowa Darmawangsyah Muin belum memberikan kepastian mengenai sosok yang akan mendampinginya dalam menjalankan roda pemerintahan.

Seusai dilantik sebagai Bupati Gowa definitif di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (28/10/2026), Darmawangsyah menyampaikan bahwa pengisian posisi wakil bupati masih membutuhkan komunikasi politik.

“Jadi, saya masih harus komunikasi juga dengan partai pengusung, kemudian banyak hal lah yang harus kita bicarakan,” ujar Darmawangsyah dalam keterangannya kepada awak media.

Menurutnya, penentuan wakil bupati tidak dapat dilakukan secara tergesa-gesa karena membutuhkan pembahasan bersama partai politik pendukung pemerintahan.

Ia berharap figur yang nantinya mendampinginya dapat bekerja sama untuk melanjutkan program pembangunan Kabupaten Gowa.

“Insya Allah, doakan saja saya dan kami mendapatkan wakil terbaik yang bisa membantu saya untuk membangun Gowa,” katanya.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan kader PAN mengisi posisi Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah tidak menutup peluang tersebut.

“Mungkin, kemungkinan besar,” jawabnya.

Pernyataan itu belum menjadi keputusan mengenai partai maupun nama calon yang akan diajukan.

Darmawangsyah resmi memimpin Kabupaten Gowa setelah Husniah Talenrang diberhentikan dari jabatannya melalui proses pemerintahan yang sebelumnya bergulir hingga Mahkamah Agung.

Pergantian kepemimpinan tersebut sekaligus meninggalkan kekosongan jabatan wakil bupati yang kini menjadi perhatian sejumlah kalangan politik di Kabupaten Gowa.

Dengan munculnya nama-nama dari berbagai latar belakang partai dan keluarga mantan bupati, proses pengisian jabatan Wakil Bupati Gowa masih menunggu komunikasi serta keputusan politik dari pihak-pihak terkait.

Sampai saat ini, belum ada satu pun nama yang diumumkan secara resmi sebagai calon pengisi posisi Wakil Bupati Gowa.

Exit mobile version