mediasulsel.id, Makassar, Rabu, 14/10/2026 — Puskesmas Kassi-Kassi Rappocini menjadi salah satu fasilitas yang mendapat perhatian Pemerintah Kota Makassar dalam evaluasi beban pelayanan dan kecukupan tenaga dokter.
Puskesmas Kassi-Kassi Rappocini Masuk Evaluasi
Persoalan tersebut dibahas dalam Forum Kemitraan Program Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN yang dipimpin Sekretaris Daerah Makassar Andi Zulkifly pada Rabu, 14/10/2026.
“Beban terbesar dalam perbandingan dokter dan masyarakat terjadi di Puskesmas Bulurokeng dan Puskesmas Kassi-Kassi,” kata Andi Zulkifly dalam forum itu.
Ia menilai penataan sumber daya manusia perlu mendapat perhatian bersama dengan peningkatan kompetensi dan sarana pelayanan.
Penataan Tenaga Medis dan Sarana Pelayanan
Kepala Dinas Kesehatan Makassar Nursaidah Sirajuddin menyampaikan rencana pemenuhan tenaga dokter sebagai bagian dari perbaikan mutu layanan.
Evaluasi mencakup fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga fasilitas rujukan, sehingga pembenahan tidak hanya bertumpu pada satu jenis layanan.
Bagi wilayah Kecamatan Rappocini, perhatian terhadap Puskesmas Kassi-Kassi berkaitan dengan kemampuan fasilitas tersebut melayani kebutuhan masyarakat.
Angka kebutuhan dokter khusus Kassi-Kassi belum dirinci dalam keterangan kegiatan, sehingga tidak dapat disamakan dengan contoh perhitungan puskesmas lain.
Pembahasan ini merupakan evaluasi dan rencana penataan, belum menjadi pernyataan bahwa tambahan dokter telah ditempatkan di Kassi-Kassi.
Perkembangan pemenuhan tenaga medis perlu dilihat dari pelaksanaan keputusan berikutnya oleh Dinas Kesehatan.















