BeritaSulsel

Sampah Menggunung di Gowa, Pengusaha Turun Tangan Kerahkan 22 Truk Pakai Duit Pribadi!

12
×

Sampah Menggunung di Gowa, Pengusaha Turun Tangan Kerahkan 22 Truk Pakai Duit Pribadi!

Sebarkan artikel ini
Hj Ria Efendi mengaku mengerahkan 22 aramda dan satu loeder
Hj Ria Efendy mengerahkan 22 armada truk dan alat berat untuk membersihkan tumpukan sampah di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menggunakan dana pribadi, Selasa (22/9/2026)./IST

GOWA, MEDIASULSEL.ID – Di tengah persoalan sampah yang menumpuk di sejumlah ruas jalan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, seorang pengusaha perempuan bernama Hj Ria Efendy turun tangan membantu proses pembersihan.

Tak tanggung-tanggung, Ria mengerahkan 22 truk pengangkut sampah beserta alat berat jenis loader untuk membantu mengatasi tumpukan sampah yang mengganggu aktivitas masyarakat.

Aksi tersebut dilakukan secara mandiri, menggunakan sumber daya pribadi, menyusul terganggunya layanan pengangkutan sampah di sejumlah wilayah Gowa.

Ria turun langsung meninjau kondisi sampah di Jalan Tun Abdul Razak, Selasa (22/9/2026).

Ia mengaku tergerak membantu setelah melihat persoalan sampah yang belum tertangani dan berdampak pada kenyamanan warga.

“Saya mengerahkan 22 truk secara mandiri tanpa bantuan orang lain,” ujar Ria.

Selain menyediakan puluhan armada, pengusaha asal Bajeng itu juga menyiapkan lahan miliknya seluas sekitar satu hektare di kawasan Cadika untuk digunakan sebagai lokasi penampungan sampah sementara.

Langkah tersebut dilakukan menyusul penutupan akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cadika yang turut menghambat proses pengangkutan sampah di Gowa.

27 Truk DLH Gowa Sempat Tak Beroperasi

Persoalan sampah di Gowa sebelumnya menjadi perhatian masyarakat setelah tumpukan sampah meluber hingga ke badan jalan di sejumlah wilayah.

Salah satu lokasi terdampak berada di belakang RSUD Syekh Yusuf, Kecamatan Somba Opu.

Tumpukan sampah juga terlihat di kawasan Jalan Masjid Raya, Jalan Andi Tonro, hingga poros Pallangga menuju Takalar.

Kondisi tersebut terjadi setelah 27 armada pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gowa dilaporkan berhenti beroperasi akibat persoalan pasokan dan pembayaran bahan bakar minyak (BBM).

Selain kendala BBM, penutupan akses menuju TPA Cadika turut memperburuk penanganan sampah di wilayah tersebut.

Pemkab Gowa Turunkan Petugas Gabungan

Penanganan tumpukan sampah tidak hanya melibatkan armada milik Ria.

Pemerintah Kabupaten Gowa turut mengerahkan personel Satpol PP, petugas pemadam kebakaran, armada dari sejumlah desa, serta melibatkan komunitas pemuda peduli lingkungan.

Gerakan pembersihan yang berlangsung pada Selasa (22/9/2026) tersebut berada di bawah koordinasi Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Gowa, Firdaus Madjid.

Sejumlah titik penumpukan sampah di kawasan Sungguminasa mulai dibersihkan melalui kerja sama berbagai pihak tersebut.

Keterlibatan Ria dengan mengerahkan 22 truk, alat berat, dan menyediakan lahan miliknya menjadi salah satu dukungan dalam penanganan persoalan sampah di Kabupaten Gowa.

Meski demikian, pemulihan layanan pengangkutan secara berkelanjutan tetap membutuhkan penyelesaian persoalan operasional armada DLH serta kepastian akses menuju lokasi pembuangan akhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *