MAKASSAR – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga Kawasan Timbuseng, RW 09, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Bersama Ketua RT dan tokoh masyarakat, warga secara swadaya melakukan penimbunan dan pengecoran sisi jalan lingkungan guna memperluas akses yang selama ini dinilai sempit.
Perbaikan dilakukan di sejumlah titik jalan lingkungan di Timbuseng, yang merupakan salah satu kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Barombong. Selama ini, kondisi jalan yang sempit kerap menyulitkan kendaraan roda empat saat berpapasan dan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Ketua RW 09 Kelurahan Barombong, Muhamad Rasyid, mengatakan kegiatan tersebut bukan untuk melebarkan badan jalan secara keseluruhan, melainkan melakukan penambalan di sisi jalan yang mengalami penyempitan agar kendaraan memiliki ruang yang lebih aman saat melintas.
“Yang kami lakukan ini bukan pelebaran jalan, tetapi penambalan sisi jalan. Kami timbun kemudian dicor supaya jalan menjadi lebih luas dan kendaraan yang berpapasan tidak lagi kesulitan,” ujar Rasyid.
Menurutnya, inisiatif tersebut lahir dari aspirasi masyarakat yang menginginkan akses jalan lebih layak. Seluruh proses pengerjaan dilakukan melalui gotong royong tanpa mengandalkan anggaran pemerintah.
“Semuanya berasal dari swadaya warga, para Ketua RT, dan tokoh masyarakat. Kami sepakat memperbaiki jalan ini demi kepentingan bersama,” katanya.
Rasyid menjelaskan, Timbuseng mengalami perkembangan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Selain menjadi kawasan hunian yang terus berkembang, jumlah penduduk di RW 09 juga terus meningkat.
Saat ini, kata dia, telah tercatat lebih dari 2.000 warga baru bermukim di wilayah tersebut. Kondisi itu membuat kebutuhan terhadap infrastruktur dasar, khususnya jalan lingkungan, semakin mendesak.
“Jumlah penduduk terus bertambah setiap tahun. Aktivitas masyarakat juga semakin tinggi sehingga jalan lingkungan harus disesuaikan dengan kebutuhan warga,” jelasnya.
Selain jalan, ia juga menyoroti pentingnya pembangunan drainase di kawasan Timbuseng. Menurutnya, sejumlah lorong dan jalan lingkungan masih membutuhkan saluran air yang memadai agar tidak mudah tergenang saat musim hujan.
Karena itu, ia berharap Pemerintah Kota Makassar memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur di kawasan permukiman padat, termasuk di Timbuseng, RW 09, Kelurahan Barombong.
“Kami berharap pemerintah tidak hanya fokus pada persoalan sampah. Infrastruktur seperti drainase, jalan lingkungan, dan lorong-lorong sempit juga perlu menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tutupnya.
