Bappeda Makassar Perkuat Kolaborasi Daerah, SPAM Ajatappareng Disiapkan Penuhi Kebutuhan Air Bersih

oleh -3 Dilihat
oleh
IMG 20260510 WA0097 1

mediasulsel.id – MAKASSAR – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar mendorong penguatan sinergi lintas daerah dalam pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Ajatappareng. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bersih yang layak dan berkelanjutan bagi masyarakat di Sulawesi Selatan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi persiapan SPAM Regional Ajatappareng yang dirangkaikan dengan pemantauan kesiapan operasional SPAM Regional Mamminasata.

Kepala Bappeda Makassar, Dahyal, mengatakan kebutuhan air bersih yang terus meningkat membutuhkan solusi yang terencana dan melibatkan kerja sama antarwilayah. Menurutnya, pengelolaan air minum tidak lagi dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan regional yang terintegrasi.

“SPAM regional menjadi solusi untuk menjawab tantangan penyediaan air bersih di masa depan. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, BUMD, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, sejumlah aspek strategis dibahas, mulai dari kesiapan teknis proyek, pembagian peran antar daerah, hingga skema pembiayaan yang akan mendukung pelaksanaan program. Seluruh pihak didorong untuk memastikan proyek berjalan sesuai target dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain membahas SPAM Ajatappareng, Bappeda Makassar juga melakukan pemantauan terhadap kesiapan operasional SPAM Regional Mamminasata yang melayani wilayah Makassar, Maros, Gowa, dan Takalar.

Pemantauan difokuskan pada kesiapan sistem distribusi, operasional layanan, serta integrasi jaringan pelayanan air minum antarwilayah. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pelayanan air bersih berjalan optimal dan tepat sasaran.

banner DPRD Makassar 728x90

Dahyal menegaskan bahwa pengawasan terhadap proyek strategis sektor air minum harus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi prioritas dalam pembangunan daerah.

“Air minum adalah kebutuhan mendasar masyarakat. Karena itu, pengelolaan program dan penggunaan anggaran harus dilakukan secara efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Bappeda Makassar berharap terbangun komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola penyediaan air minum regional, sekaligus mendorong inovasi dan kerja sama lintas sektor guna menghadirkan layanan air bersih yang berkualitas bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *