mediasulsel.id – Makassar — Pemerintah Kota Makassar terus menggencarkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai wilayah kecamatan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Salah satu pelaksanaannya berlangsung di wilayah Kecamatan Ujung Tanah, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang digulirkan Pemkot Makassar selama 10 hari terakhir Ramadan bekerja sama dengan Perum Bulog dan sejumlah instansi terkait.
Camat Ujung Tanah Andi Unru, S.STP., S.AP., M.A.P. mengatakan, program tersebut merupakan inisiasi Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.
“Program ini bukan pembagian gratis, tetapi merupakan program pangan murah dari Pemerintah Kota Makassar agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok seperti beras kemasan sekitar 5 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, gula pasir 1 kilogram, serta minyak goreng 1 liter dengan harga di bawah harga pasar.
Sebelumnya, program Gerakan Pangan Murah secara resmi telah diluncurkan oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin pada Rabu (11/3/2026) di dua lokasi, yakni halaman Masjid Nurul Amin di Kecamatan Tamalanrea dan Kompleks Pesona Dahlia di Kecamatan Mariso. Program ini dijadwalkan berlangsung hingga 18 Maret 2026 dan menyasar seluruh kecamatan di Kota Makassar.
Munafri Arifuddin menjelaskan, program tersebut merupakan langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Lebaran.
“Melalui gerakan pangan murah ini kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah serta menekan potensi lonjakan harga di pasar,” kata Munafri.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar Evy Aprialti menambahkan, saat ini inflasi di Kota Makassar tercatat sekitar 6,23 persen, sehingga pemerintah melakukan intervensi pasar melalui program pangan murah di sejumlah wilayah.
Dalam program ini, beberapa komoditas dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar, di antaranya minyak goreng Rp15.000 per liter, gula pasir Rp17.500 per kilogram, serta beras SPHP Bulog Rp57.000 untuk kemasan lima kilogram.

Lihat Juga: Pangan Murah Digelar di Makassar Selama 10 Hari Terakhir Ramadan, Minyak Rp15 Ribu/Liter
Pemerintah Kota Makassar berharap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di berbagai kecamatan, termasuk di Kecamatan Ujung Tanah, dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan hingga menjelang Idulfitri.











