HukumPeristiwa

Minta Uang untuk Berobat Anak, Istri Diduga Tusuk Suami PNS hingga Tewas

0
×

Minta Uang untuk Berobat Anak, Istri Diduga Tusuk Suami PNS hingga Tewas

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2026 09 22 094300 20kb
Polisi mengamankan seorang perempuan berinisial DLAB yang diduga melakukan penusukan terhadap suaminya, Anton (32), seorang PNS di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Senin (21/9/2026)./IST

OKI, MEDIASULSEL.ID – Seorang pria berstatus pegawai negeri sipil (PNS) bernama Anton (32) tewas setelah diduga ditusuk istrinya sendiri di depan Masjid At-Taqwa, tepatnya di depan Kantor Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Senin (21/9/2026).

Peristiwa tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan istrinya yang berinisial DLAB terkait permintaan uang untuk biaya pengobatan anak mereka yang sedang sakit.

DLAB diketahui datang menemui suaminya di tempat kerja sambil membawa anak mereka yang masih berusia tujuh bulan.

Namun, pertemuan tersebut justru berujung pertengkaran hingga terjadi penusukan yang menyebabkan Anton meninggal dunia.

Berawal dari Permintaan Uang Berobat Anak

Kasubbid Penmas Polda Sumatera Selatan, Kompol I Putu Suryawan, mengatakan peristiwa tersebut bermula ketika DLAB mendatangi kantor suaminya untuk meminta uang biaya pengobatan anak mereka.

Saat bertemu, keduanya terlibat cekcok yang kemudian berujung pada aksi penusukan.

“Pelaku datang menemui korban di kantornya dengan maksud meminta uang untuk keperluan pengobatan anak mereka yang sedang sakit. Kemudian terjadi cekcok antara pelaku dan korban,” kata Putu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap saksi dan tersangka, polisi mendapati bahwa DLAB diduga telah membawa sebilah pisau di dalam tasnya sebelum menemui korban.

Senjata tajam tersebut kemudian dikeluarkan ketika pertengkaran terjadi.

“Setelah terjadi cekcok, pelaku kemudian mengambil pisau yang sebelumnya dibawa di dalam tas dan melakukan penusukan terhadap korban beberapa kali,” ujar Putu.

Akibat kejadian tersebut, Anton mengalami sejumlah luka pada bagian tubuh dan wajah.

Korban kemudian terjatuh dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Istri Korban Diamankan Polisi

Usai kejadian, DLAB dilaporkan meninggalkan lokasi penusukan dan bergerak menuju Kantor Inspektorat Kabupaten OKI.

Petugas kepolisian yang berada di sekitar lokasi kemudian mengamankan perempuan tersebut beserta barang bukti.

Polisi turut menyita sebilah pisau dengan panjang sekitar 30 sentimeter serta pakaian yang dikenakan korban.

Barang bukti tersebut diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu, jenazah Anton telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan dan autopsi.

Polisi Masih Dalami Motif Penusukan

Putu menjelaskan, DLAB saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim Polres OKI.

Penyidik mendalami keterangan tersangka dan sejumlah saksi untuk mengungkap secara lengkap kronologi serta motif di balik peristiwa tersebut.

Meski berdasarkan pemeriksaan awal kejadian diduga bermula dari permintaan uang untuk pengobatan anak, polisi masih melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian peristiwa.

Hingga keterangan tersebut disampaikan, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai pasal yang disangkakan kepada DLAB maupun kondisi anak pasangan tersebut setelah kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *