Nusron Wahid Dorong Santri Kuasai STEM untuk Jadi Pelaksana Kebijakan Negara

oleh -0 Dilihat
oleh
WhatsAppImage2026 04 21at21.06.20
Hadiri Halalbihalal dan Penyerahan Sertipikat Tanah Wakaf PCNU Indramayu, Menteri Nusron Minta NU Berikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat

MEDIASULSEL.ID Cirebon — Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, memberi motivasi kepada para santri agar tak hanya menjadi ulama, tetapi juga tampil sebagai pelaksana kebijakan negara lewat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pesan itu disampaikan saat kegiatan pendampingan santri kelas XII di Pondok Pesantren Al-Bahjah, Sabtu (18/4/2026), di hadapan pengasuh pesantren Buya Yahya.

banner DPRD Makassar 728x90

“Kalau ingin berkontribusi bagi bangsa, selain jadi ulama, kalian bisa jadi hikmatal hukama atau pelaksana kebijakan,” kata Nusron.

Ia menjelaskan, hikmatal hukama mencakup peran strategis sebagai teknokrat dan birokrat yang terlibat dalam perumusan hingga pelaksanaan kebijakan di berbagai sektor penting negara.

Menurutnya, kekuatan bangsa sangat ditentukan oleh penguasaan bidang STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika). Nusron mencontohkan ketahanan Iran yang tetap kuat di tengah tekanan global karena mandiri di sektor pangan, energi, dan teknologi.

“Kenapa Iran bertahan? Karena swasembada pangan, energi, dan teknologi,” ujarnya.

Karena itu, ia mendorong santri berani melanjutkan pendidikan di bidang strategis seperti teknologi pangan, energi, hingga geologi.

Dalam paparannya, Nusron juga menyebut sedikitnya 10 sektor yang membutuhkan peran generasi muda sebagai pelaksana kebijakan, yakni pertahanan, hukum, keuangan, pangan, energi, telekomunikasi, kesehatan, logistik, manufaktur, serta pendidikan.

Menutup arahannya, Nusron menegaskan masa depan Indonesia ada di tangan generasi muda, termasuk para santri.

“Jangan ragu, negara ini butuh santri. Kalian adalah pemimpin masa depan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.