NasionalPertanahan

Nusron Apresiasi Tzu Chi Bangun 108 Huntap di Aceh Tamiang

2
×

Nusron Apresiasi Tzu Chi Bangun 108 Huntap di Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini
Menteri ATR Kepala BPN Nusron Wahid meninjau pembangunan huntap Yayasan Buddha Tzu Chi di Aceh Tamiang

mediasulsel.id, Aceh Tamiang, Minggu, 26/07/2026 — Pembangunan huntap Aceh Tamiang oleh Yayasan Buddha Tzu Chi mendapat apresiasi dari Menteri Agraria dan Tata Ruang sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid karena membantu pemulihan warga terdampak bencana.

Tzu Chi Bangun 108 Huntap di Aceh Tamiang

Nusron menyampaikan apresiasi saat meninjau kawasan hunian tetap di Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis, 23/07/2026.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pak Aguan yang telah membantu masyarakat melalui pembangunan huntap ini,” kata Nusron Wahid.

Sugianto Kusuma yang dikenal sebagai Aguan merupakan salah satu pihak yang mendukung kegiatan kemanusiaan dan pembangunan hunian melalui Yayasan Buddha Tzu Chi.

Pemerintah telah menyiapkan sekitar 10 hektare lahan untuk kawasan yang direncanakan menampung 500 unit rumah.

Sebanyak 108 unit telah dibangun oleh yayasan, sedangkan rumah berikutnya akan diselesaikan secara bertahap melalui dukungan pemerintah dan mitra lainnya.

Nusron menilai bantuan tersebut berarti bagi keluarga yang sedang berupaya membangun kembali kehidupan setelah kehilangan atau mengalami kerusakan tempat tinggal akibat bencana hidrometeorologi.

Kolaborasi Diperlukan Percepat Pemulihan Warga

Kementerian ATR/BPN bertugas memastikan aspek pertanahan kawasan huntap, termasuk kesiapan objek tanah, status penguasaan, dan jenis hak yang akan diberikan kepada penghuni.

Kepastian tersebut diperlukan agar pembangunan tidak terhambat serta warga memperoleh perlindungan hukum setelah menempati rumah baru.

Pemerintah juga perlu menyiapkan jalan, drainase, air bersih, listrik, dan fasilitas sosial agar kawasan dapat dihuni dengan aman dan layak.

“Sinergi pemerintah, dunia usaha, dan lembaga sosial menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat,” ujar Nusron.

Pembangunan huntap menjadi bagian dari pemulihan terpadu yang mencakup penyediaan lahan, pembangunan rumah, penataan lingkungan, dan penyelesaian dokumen hak atas tanah.

Kolaborasi tersebut diharapkan mempercepat perpindahan warga dari hunian sementara menuju tempat tinggal permanen yang lebih aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *