banner BPKAD Kota Makassar 728x90
SulselMakassar

10 Hari Tak Bisa Makan karena Sakit, Bayi 1 Tahun di Bulukumba Meninggal Usai 9 Hari Dirawat

1
×

10 Hari Tak Bisa Makan karena Sakit, Bayi 1 Tahun di Bulukumba Meninggal Usai 9 Hari Dirawat

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2026 10 30 110252 15kb
Nakla Syafira, bayi berusia satu tahun asal Bulukumba, meninggal dunia setelah sembilan hari menjalani perawatan di RSUD H Andi Sulthan Daeng Radja, Kamis (29/10/2026). Foto doc istimewa.
banner BPKAD Kota Makassar 728x90

MEDIASULSEL.ID, BULUKUMBA, Jumat (30/10/2026) — Kabar duka datang dari Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Nakla Syafira, bayi perempuan berusia satu tahun yang kisahnya sempat menyita perhatian masyarakat di media sosial, meninggal dunia setelah sembilan hari menjalani perawatan di rumah sakit.

Nakla mengembuskan napas terakhir di RSUD Bulukumba, Kamis (29/10/2026), sekitar pukul 03.00 WITA.

Kepergiannya mengundang perhatian setelah kisah kehidupan dan kondisi kesehatannya sebelumnya beredar luas melalui video sang nenek di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, sang nenek menceritakan kondisi cucunya yang sedang sakit hingga mengalami kesulitan makan dan minum susu.

Kisah Nakla semakin menyentuh perhatian publik setelah diketahui bahwa bayi tersebut diasuh oleh neneknya sejak kehilangan sang ibu yang meninggal dunia tidak lama setelah melahirkannya.

Sempat Viral di Media Sosial, Nakla Berjuang Melawan Sakit

Ketua RW di Kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Rahmi Amrahi, membenarkan kabar meninggalnya Nakla.

Rahmi menjelaskan bahwa bayi tersebut telah menjalani perawatan medis selama sembilan hari sebelum akhirnya meninggal dunia.

Sebelumnya, kondisi Nakla diketahui setelah sang nenek meminta pertolongan karena tidak lagi mampu menangani keadaan cucunya seorang diri.

Mendapat laporan tersebut, Rahmi segera mengambil langkah untuk membantu membawa Nakla ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan medis.

Dalam video yang sempat beredar, sang nenek mengungkapkan bahwa Nakla mengalami kesulitan makan maupun minum susu selama sekitar 10 hari.

Namun, Rahmi memberikan penjelasan bahwa kondisi tersebut terjadi ketika Nakla sedang sakit.

Penjelasan ini penting untuk meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai keadaan bayi tersebut.

Hingga kini, penyebab medis meninggalnya Nakla belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia.

Ditinggal Ibu Sejak Bayi, Nakla Diasuh Sang Nenek

Di balik kondisi kesehatannya, Nakla memiliki kisah keluarga yang turut menyentuh perhatian masyarakat.

Sejak masih bayi, Nakla harus menjalani kehidupan tanpa kehadiran ibunya yang meninggal dunia tidak lama setelah proses persalinan.

Sementara itu, sang ayah diketahui bekerja di luar daerah untuk mencari nafkah.

Dalam kesehariannya, Nakla berada dalam pengasuhan sang nenek di tengah kondisi ekonomi keluarga yang terbatas.

Sang nenek menjadi sosok yang mendampingi Nakla, termasuk ketika kondisi kesehatannya memburuk hingga membutuhkan pertolongan medis.

Upaya membawa Nakla ke rumah sakit telah dilakukan setelah kondisinya diketahui oleh Ketua RW setempat.

Namun, setelah sembilan hari mendapatkan perawatan, Nakla akhirnya meninggal dunia pada Kamis dini hari.

Kepergian Nakla Syafira meninggalkan duka bagi keluarga yang selama ini merawat dan mendampinginya.

Kisahnya juga menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan anak, terutama ketika keluarga menghadapi keterbatasan ekonomi dan membutuhkan dukungan untuk memperoleh pelayanan medis.

Semoga Nakla Syafira mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *