mediasulsel.id, Makassar, Selasa, 14/07/2026 — Dinas Pertanahan Kota Makassar menyatakan kesiapan mendukung percepatan transformasi digital Pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Kadis Pertanahan Hadiri High Level Meeting TP2DD
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, Sri Sulsilawati, saat menghadiri High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Tahun Anggaran 2026 di Aston Hotel Makassar, Senin, 13/07/2026.
Kegiatan dirangkaikan dengan peluncuran proyek perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Angkatan IV Tahun 2026 dan dibuka Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Forum tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, camat, serta peserta pelatihan kepemimpinan.
“Transformasi digital menjadi salah satu kunci untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan transparan,” kata Sri Sulsilawati.
Ia menegaskan Dinas Pertanahan siap mendukung agenda tersebut melalui penguatan sistem pelayanan berbasis teknologi.
Digitalisasi Didorong Perkuat Transparansi Layanan
Forum TP2DD menjadi sarana evaluasi dan penguatan program digitalisasi daerah, termasuk elektronifikasi transaksi pemerintah serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sri menilai penerapan sistem digital tidak hanya mempercepat pelayanan, tetapi juga dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan.
Peluncuran proyek perubahan peserta PKN diharapkan menghasilkan inovasi yang mampu menjawab tantangan pelayanan publik pada masing-masing perangkat daerah.
Bagi Dinas Pertanahan Kota Makassar, inovasi menjadi bagian penting dalam mendukung reformasi birokrasi dan pengembangan layanan yang lebih modern serta adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui sinergi antarperangkat daerah, Dinas Pertanahan optimistis transformasi digital Pemkot Makassar dapat memperkuat kualitas pelayanan publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Keikutsertaan Dinas Pertanahan dalam forum tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap agenda transformasi digital Pemerintah Kota Makassar.










