Akal Bulus Pelaku Sewa Rumah Mewah: Mahasiswi MA Disekap dan Diperkosa 3 Hari Modus Loker Babysitter

oleh -6 Dilihat
oleh
akal bulus pelaku sewa rumah mewah mahasiswi ma disekap dan diperkosa 3 hari modus loker babysitter

Akal Bulus Pelaku Sewa Rumah Mewah: Mahasiswi MA Disekap dan Diperkosa 3 Hari Modus Loker Babysitter

Seorang mahasiswi berinisial MA (21) menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan di sebuah rumah kontrakan di perumahan elite Kelurahan Barombong, Makassar, pada Sabtu, Mei 16, 2026. Pelaku FR (33) diduga menggunakan modus lowongan kerja babysitter dengan gaji Rp3 juta per bulan. “Pengakuannya korban diterima bekerja di rumah itu dengan gaji Rp3 juta per bulan,” kata salah seorang warga, IK.

Mediasulsel.id, Makassar, Sabtu, Mei 16, 2026 pukul 5:54 am — Seorang mahasiswi berinisial MA (21) diduga menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan selama tiga hari oleh seorang pria berinisial FR (33) di sebuah rumah kontrakan di perumahan elite Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar. Pelaku menggunakan modus lowongan kerja babysitter untuk menjebak korban.

Narasi Utama

Korban yang tengah mencari pekerjaan sebagai babysitter melalui media sosial Facebook mendapat tawaran dari pelaku. MA diminta datang ke rumah kontrakan yang sengaja disewa FR selama tiga hari, sejak Jumat, 8 Mei hingga Minggu, 10 Mei. Setibanya di lokasi, korban diminta bekerja dan dipaksa bermalam. “Jadi ceritanya korban disuruh bekerja. Dan dipaksa bermalam. Di situ korban disekap. Ini pelaku sewa rumah tiga hari,” ujar IK, warga sekitar, Sabtu, Mei 16, 2026 pukul 5:54 am.

Selama disekap, korban juga diduga mengalami kekerasan seksual. Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Abd Latif mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan menemukan korban dalam kondisi tangan terikat saat tiba di lokasi. “Ada juga dugaan tindak pemerkosaan berdasarkan keterangan awal korban,” kata Iptu Abd Latif, Sabtu, Mei 16, 2026 pukul 5:54 am.

Pengejaran Pelaku dan Implikasi

Korban berhasil melarikan diri melalui jendela rumah kontrakan saat pelaku tidak berada di tempat. Warga sekitar melihat korban keluar dalam kondisi lemas dengan tangan masih terikat. Mereka membantu melepaskan ikatan dan menghubungi polisi. “Korban lemas karena juga tidak makan, dia kena pisau waktu diikat sempat dia melawan,” tambah IK.

banner DPRD Makassar 728x90

Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri sebelum petugas tiba. “Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran. Ketika petugas tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi, pelaku sudah melarikan diri dan tidak berada di TKP,” ungkap Iptu Abd Latif. Kasus ini menjadi peringatan akan modus kejahatan yang memanfaatkan kebutuhan pekerjaan dengan iming-iming gaji tinggi. Masyarakat diimbau untuk selalu verifikasi tawaran kerja dan waspada terhadap ajakan datang ke tempat sepi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.