mediasulsel.id – MAKASSAR — Komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan kembali ditunjukkan melalui kolaborasi antara Bank Mandiri dan Pemerintah Kota Makassar. Lewat program Corporate Social Responsibility (CSR), ratusan paket seragam sekolah disalurkan kepada pelajar sebagai upaya meringankan beban orang tua sekaligus menumbuhkan semangat belajar.
Sebanyak 278 paket bantuan berupa seragam, tas, dan perlengkapan belajar diberikan kepada siswa di UPT SPF SMP Negeri 15 Makassar. Program ini diharapkan dapat membantu siswa tampil lebih percaya diri dan fokus dalam menempuh pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dunia perbankan terhadap sektor pendidikan. Menurutnya, dukungan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memastikan setiap anak memiliki kesempatan belajar yang sama.
“Atas nama Pemerintah Kota Makassar dan seluruh insan pendidikan, kami menyampaikan terima kasih kepada Bank Mandiri. Seragam baru bukan sekadar pakaian, tetapi juga penyemangat bagi anak-anak untuk berangkat ke sekolah dengan rasa bangga dan gembira,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan sektor swasta sangat penting, terutama dalam menjawab tantangan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Kolaborasi seperti ini dinilai mampu mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di Makassar.
Tak hanya itu, Achi juga melanjutkan kunjungan kerjanya ke UPT SPF SD Negeri 41 SATAP Pulau Lae-Lae untuk meresmikan hasil revitalisasi bangunan sekolah. Pembaruan fasilitas tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur pendidikan, termasuk di wilayah kepulauan.
Revitalisasi ini menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan modern bagi siswa maupun tenaga pendidik, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.
“Ini adalah hak anak-anak kita untuk mendapatkan fasilitas terbaik. Kami berharap kualitas pendidikan di Pulau Lae-Lae terus meningkat dan mampu melahirkan generasi unggul,” tambahnya.
Langkah-langkah ini mempertegas komitmen Dinas Pendidikan Kota Makassar dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Dengan dukungan berbagai pihak, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuh bagi masa depan anak-anak Makassar.












